Padang,perkpknews | Sejumlah warga di kelurahan Banuaran,kota Padang mengeluhkan distribusi air dari PDAM yang tidak lancar selama beberapa bulan terakhir. Meski mereka selalu membayar tagihan air tepat waktu, layanan yang diterima tidak sesuai harapan.
Salah seorang warga yang tinggal di perumahan mitra utama 2 kelurahan Banuaran (NF) mengungkapkan kekesalannya. “Setiap bulan saya bayar tagihan air tepat waktu,bahkan bulan ini saya bayar hampir setengah juta, tapi airnya malah sering mati. Kalau pun hidup, cuma malam hari,disaat kami sudah tidur dan alirannya pun kecil sekali, tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lain, yang mengaku terpaksa membeli air galon atau memanfaatkan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Kami sudah melaporkan ke pihak PDAM, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan yang signifikan,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, pihak PDAM melalui juru bicaranya,Pak Adi (humas ) kepada Hen Malay (Kaperwil media perskpknews) diruang kerjanya,kamis 12/12/24 menyatakan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh gangguan teknis pada sistem distribusi dan kekeringan di beberapa sumber air. “Kami meminta masyarakat bersabar, saat ini tim kami sedang bekerja untuk mengatasi kendala ini,dan akan sampaikan kebagian terkait ujarnya.
Namun, warga berharap ada solusi konkret dari pihak PDAM. “Kami bayar untuk mendapatkan air bersih, bukan hanya janji perbaikan. Kalau terus begini, kami merasa dirugikan,ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan,saya sudah hubungi pak Adi (humas) beberapa kali via WhatshApp,namun tak ada tanggapan,sementara distribusi air di beberapa wilayah masih belum kembali normal. Warga berharap pemerintah setempat turun tangan untuk memastikan layanan air bersih berjalan sesuai dengan kewajiban PDAM kepada pelanggan.
#HM
