Study Banding ke Bali Rombongan Kepala Desa  Kabupaten Muara Enim Tuai Keritikan .#Hambur Hamburkan Uang Negara dan Tidak Ada manfaat . 

Study Banding ke Bali Rombongan Kepala Desa  Kabupaten Muara Enim

Tuai Keritikan .#Hambur Hamburkan Uang Negara dan Tidak Ada manfaat .

MUARA ENIM .Bermaksud menambah ilmu pengtahuan Tata cara memerintah Desa ke Pulau Dewata tepatnya ke Study Banding ke Desa Penglipura  Bali yang merupakan Desa terbaik se Indonesia  , namun menuai Keritikan dari berbagai Akrivis di Muara Enim . Terlihat di salah satu Group Whatshapp Info Muara Enim  pada  Kamis (12 /12/24 ). Dalam Group Media sosial tersebut terlihat banyak anggita groupnyang juga merupakan Aktivis  di Kabupaten Muara Enim mengkritik keras kegiatan study banding para Kepala desa di kabupaten Muara Enim tersebut yang di laksanakan selama empat hari .


Beberapa akun mengatakan , kegiatan tersebut merupakan upaya menghamburka uang negara dengan modus study banding , padahal mereka hanya berwisata  ke pulau Bali .

Sementara itu Imam Suranto salah satu Anggota Group tang juga merupakan aktivis senior di Muara Enim saat di hubungi Media ini ,  Sangat di sayangkan kegiatan akhir tahun tersebut di laksanakan di  Pulau Bali , dengan Modus study Banding , ini bukan yang pertam dilaksanakan mereka   di awal tahun lalu mereka juga melakukan study banding ke Lombok , bamun apa yang mereka dapatkan dan mereka terapkan ke Desa  Desa , semuanya  nom besar , ridaka ada Input dan out put ilmu yang meraka serap  kecuali kesenangan berwisata dengan menggumakan Anggaran Dana Desa .Sama seperti kali ini di akhir tahun mereka menghabiskan anggaran  dengan berwisata kepulau Bali bersama keluarga tutur Yanto  .

Apakah mereka tidak tau kalau kegiatan kegiatan seperti itu sudah tidak di  batasi oleh Presiden Prabowo pada saat  udai di lantik menjadiboresiden Republik Indonesia beberapa waktu lalu ,

Ini jelas mereka mengangkagi perintah Presiden tutur nya .

Kita berharap kepada penegak Hukum dalm hal inibKejaksaan negeri MuaravEnim untuk mengaudit kegiatan  biaya study banding yang selalu dinlakukan oleh Kepala Desa yang bekerja sama dengan Dinas PMD tersebut .

Sementa itu Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Muara Enim , Riduan Noviar saat di Konfirmasi membenarkankan kegiatan tersebut . Menurutnya , Kegiatan bintek dan kunjungan kerja kedesa penglipura yg di ikuti para Kepala Desa di Kabupaten Muara Enim , Karena ini merupakan kegiatan dinas tentunya sepengetahuan dan seijin bupati Muara Enim  dalam hal ini melalui  Dinas PMD , untuk kunjungan kedesa yg merupakan salah satu desa terbaik di Indonesia , Adapun materi yg dipelajari adalah tatakelolah pemerintahan di bidang pelayanan,   sumber Pendapatan Asli Daerah , Desa terbersih, tatakelolah dibidang perencanaan pembangunan desan RPJMD dan RKP . dengan harapan tentunya ini bisa dicontoh dan dilaksanakan didesa masing masing , Ujar Kepala dinas PMD  .

Sementara itu Solhudin selaku Kepala Desa Muara Gula Baru kecamatan Ujanmas yang juga Ketua Forum kepala Desa Kecamatan ujanmas  saat di hubungi melalui Handpon  selluler juga mengaminkan apa yang di sampaikan oleh Kepal Dinas PMD selaku Atasanya . Menurutnya anggaran yg digunakan adalah  melalui dana ADD sebesar Rp 5,5 juta  per kepala desa sementara yang mengajak anggota keluarga itu adalah dari Dana Pribadi masing masing tutup Solhudin . Laporan ; ( muhammad )