**Oknum Wartawan Kepergok di Rumah Kepala Desa Madras, Diduga Coba Mencuri**

 

*Kerinci 28 Juli 2024* – Seorang oknum wartawan yang juga bekerja sebagai honorer di Satpol PP Kabupaten Kerinci, kepergok di rumah Kepala Desa Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Bangko, pada tanggal 16 Juli sekitar pukul 16.45 WIB. Insiden ini mengejutkan warga setempat karena oknum tersebut diduga tengah melakukan percobaan pencurian.

Menurut keterangan dari pihak keluarga kepala desa, kejadian ini bermula ketika anak Kepala Desa Madras yang berusia 10 tahun memergoki tersangka berada di dalam rumah tanpa izin. Anak tersebut segera melaporkan hal tersebut kepada orang tuanya, yang kemudian menghubungi pihak berwajib.

Polisi dari Polsek Jangkat segera tiba di lokasi dan mengamankan tersangka yang diketahui berinisial F. Setelah dilakukan penyelidikan awal, tersangka F yang juga diketahui bekerja sebagai honorer di Satpol PP Kabupaten Kerinci, langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kepala Desa Madras menyatakan kekecewaannya atas kejadian ini. “Sungguh disayangkan, seorang yang seharusnya mengabdi kepada masyarakat malah terlibat dalam dugaan tindak kriminal seperti ini. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kapolsek Jangkat, .IPTU Amrullah. mengonfirmasi bahwa tersangka sudah diamankan dan sedang menjalani proses penyelidikan. “Kami akan melakukan penyelidikan mendalam terkait motif dan kronologi kejadian. Jika terbukti bersalah, tersangka akan dijerat dengan pasal sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku,” ujar IPTU Amrullah

Kasus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga setempat. Mereka berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk tetap waspada dan saling menjaga keamanan lingkungan. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melaporkan hal-hal mencurigakan agar situasi keamanan di wilayah mereka tetap terjaga.

Berita ini masih akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. red