Phoenix Diduga Menjadi Tempat Transaksi Prostitusi.

Warga Bungo dani kelurahan bungo taman agung Re 02 merasa risih dengan keberadaan tempat karouke Phoenix dikarnakan tempat tersebut sudah melanggar adat istiadat setempat.

masyarakat bungo dani taman agung RW 02 RT 06 merasa risih dengan ada nya tempat karoke phonix yang berkedok memiliki izin karouke keluarga,menurut aturan perizinan karoke keluarga bukak jam 8 wib tutup jam ,12 wib 00 salah satu masarakat bungo taman agung mendatangi melihat tempat karoke tersebut pada pukul 1:00wb masih beroferasi, dan kami menduga menjadi tempat transaksi prostitusi.

Sa,at di komfirmasi untuk memastikan menejer dari phonix sadara okta mengusir  awak media PERS KPK NEWS,com dengan alasan ado apo kamu masuk tanpa mengucap assalamu’alaikum masuk rumah orang, menurut keterangan okta tetangga sebelah tidak merasa risih dengan aktifitas phoenix dan ruko ini sudah kami beli dan masyarakat tidak punya hak untuk melarang aktifitas kami unjar okta, bahkan sampai adu mulut dengan saudara M soleh sampay sampay okta mau memukul M Soleh salah satu warga setempat.

Setelah kejadian itu siang jumat awak media mendatangi Pak RW 02 (ERWIN) terkait izin lingkungan keberadaan karouke Phoenix di RW 02 RT 06. Di jawab dengan tegas oleh Pak RW setempat sampai detik ini tidak ada pemberitahuan baik secara lisan maupun tulisan.

Dah hal tersebut di atas kami masyarakat mohon bantuan kepada pihak terkait agar dapat menyelesaikan persoalan tersebut di atas. Dalam kurun waktu 1 kali 7 hari (1Minggu) apabila tidak ada kepastian hukum dari pemerintah setempat maka masyarakat akan bertindak tegas untuk menutup karouke Phoenix tersebut. CEO