Klarifikasi Video Viral
LUWU — Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tanete, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, M.S., akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang memperlihatkan sejumlah siswi mengenakan hijab ikut bernyanyi lagu rohani berjudul “Yesusku Tak Pernah Gagal”, Kamis (1/10).
Video berdurasi singkat yang beredar luas di berbagai platform media sosial tersebut sebelumnya sempat memicu perdebatan serta menuai beragam respons dan pro-kontra di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, M.S. menegaskan bahwa peristiwa dalam video itu sama sekali tidak terjadi di lingkungan sekolah ataupun bagian dari kegiatan belajar mengajar resmi. Berdasarkan penelusuran pihak sekolah, video tersebut direkam di rumah kedukaan salah seorang siswa.
Kehadiran para siswi berinisial S.N., D.A., dan R.F. di lokasi tersebut murni didasari oleh rasa empati, solidaritas sosial, serta bentuk belasungkawa antarteman sebaya yang sedang mengalami duka mendalam. Keikutsertaan mereka dalam melantunkan lagu di rumah duka merupakan bentuk penghormatan sosial kepada keluarga yang sedang berduka, tanpa ada niat atau maksud lain.
Menyusul kegaduhan dan multitafsir yang sempat muncul di ruang publik akibat penyebaran video tersebut, pihak sekolah secara terbuka menyampaikan permohonan maaf.
”Kami menyampaikan permohonan maaf atas viralnya video ini yang sempat memicu kegaduhan dan beragam respons di tengah masyarakat. Perlu kami luruskan secara tegas bahwa kegiatan tersebut murni terjadi di luar jam sekolah dan bertempat di rumah kedukaan salah satu siswa kami,” ujar M.S. dalam video klarifikasinya.
Melalui klarifikasi ini, pihak sekolah mengimbau kepada seluruh masyarakat, warganet, dan pengguna media sosial agar senantiasa bijak dalam menyaring, menyikapi, serta menghentikan penyebaran konten tersebut. Langkah ini penting guna menjaga ketenangan psikologis para siswa yang bersangkutan serta merawat kerukunan kehidupan beragama di Kabupaten Luwu.
Klarifikasi Video Viral Siswi Nyanyikan Lagu Rohani di Rumah Kedukaan, Kepala SMPN 1 Tanete Luwu Sampaikan Permohonan Maaf
