Warga Jujuhan Keluhkan Kelangkaan Solar dan Pertalite, Kabid Perdagangan Dinas Perindagkop Bungo Terima Laporan

KPK Tipikor News BUNGO — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar Nomor registrasi SPBU Pertamina di wilayah Rantau Ikil, SPBU 24.372.25. maupun Pertalite di wilayah Jujuhan, Kabupaten Bungo, dikeluhkan masyarakat. Laporan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindagkop Kabupaten Bungo, Rudi.

Salah seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan mengungkapkan, kelangkaan BBM diduga semakin terasa akibat adanya kendaraan tertentu yang melakukan pengisian dalam jumlah cukup besar.

Menurut keterangan warga, sejumlah kendaraan, di antaranya mobil Panther dan Toyota Avanza, terlihat melakukan pengisian BBM dengan jumlah yang diduga melebihi kapasitas tangki kendaraan. Bahkan, dalam satu kali pengisian, nilai pembelian BBM disebut dapat mencapai Rp1 juta atau lebih.

Menanggapi laporan tersebut, Rudi selaku Kabid Perdagangan mengaku langsung menerima informasi dari masyarakat dan berupaya menindaklanjutinya.

Rudi mengatakan, dirinya juga telah mencoba menghubungi manajer SPBU terkait melalui WhatsApp untuk meminta penjelasan mengenai persoalan tersebut. Namun, hingga saat ini pesan yang disampaikannya belum mendapat balasan.

“Terus terang, saya merasa seperti tidak dihargai. Saya ini Kabid yang membidangi perdagangan, termasuk persoalan Pertamina di Kabupaten Bungo yang berada di bawah binaan saya,” ujar Rudi kepada media ini.

Rudi berharap persoalan kelangkaan BBM, khususnya solar dan Pertalite, dapat segera mendapat perhatian serta penanganan dari pihak terkait.

Ia juga menilai pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi perlu diperkuat agar distribusinya berjalan sesuai ketentuan dan dapat dinikmati masyarakat yang memang berhak.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen SPBU yang dimaksud belum memberikan tanggapan terkait laporan masyarakat tersebut.

Agus