Padang Pariaman, perskpknews.com- Kegiatan ADCamp Skill Up Lab dari Ekraf ini sangat bagus dan bermanfaat. Materinya cukup terkait dengan kebutuhan kita sekarang, apalagi untuk mengembangkan skill dan kreativitas.
Demikian disampaikan Muhammad Farhan Rahardian (27) salah seorang peserta ADCamp Skill Up Lab dari Ekraf kepada media ini, usai penutupan pelatihan Adcamp Skill Up Lab yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, bekerja sama dengan Pemkab Padang Pariaman, Kamis (20/8/2026), di aula Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman.
Menurut Farhan yang bergerak di bidang jasa video dan desain, yang paling terasa, kegiatan ini tidak cuma sekadar teori, tapi kita juga bisa belajar, berdiskusi, praktek langsung pembuatan video promosi dan dapat pengalaman baru dari peserta lainnya.
“Sehingga peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide-ide dalam mempromosikan produk barang dan jasa yang sudah digeluti. Selama ini produk yang dihasilkan belum mampu dipromosikan karena keterbatasan ilmu, informasi dan keterampilan,” kata Farhan.
Farhan berharap kegiatan seperti ini terus diadakan, karena sangat membantu kita untuk lebih berani berkembang, mencoba hal baru, dan meningkatkan kemampuan berkreatifitas dalam berusaha.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi menjawab pertanyaan media ini usai penutupan menyebutkan, pesertanya memang sudah dikurasi memiliki usaha yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman. Mereka memang miliki produk ekonomi kreatif, baik itu usaha kuliner, kerajinan, jasa, dan sebagainya. Supaya mereka naik kelas, perlu memiliki kemampuan memasarkan dan mengiklankan produknya.
“Dua hari dalam ADCamp Skill Up Lab, mereka dilatih membuat story telling yang baik, menceritakan, membuat foto dan video yang baik. Sehingga bisa memasarkan produknya, terutama yang berada di Kawasan Padang Pariaman. Bisa dipasarkan lebih luas, tidak hanya di Kabupaten Padang Pariaman,” tutur Cecep.
Ini bagian dari program rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana akhir tahun 2025 lalu. Padang Pariman salah satu kabupaten yang terkena bencana banjir akhir tahun lalu. Rekontruksi ini tidak hanya fisiknya, juga manusianya. Pesertanya, ya yang terkena dampak banjir juga, katanya.
Dikatakan Cecep, program ini hanya di tiga provinsi yang terkena bencana banjir akhir tahun lalu, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Khusus di bidang periklanan, tiga angkatan pelatihan di Sumatera Barat dan tiga angkatan di Aceh.
Hasil dari pelatihan juga dipromosikan di berbagai media sosial, dan di dunia digital lainnya. Selama seminggu masih dilakukan pendampingan melalui online, Cecep yang didampingi Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Andy Ruswar. (R/a)
