Daerah Konawe Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi dan Lumbung Pangan Utama di Sultra!

KONAWE, PersKpkNews.com – Pemerintah Kabupaten Konawe mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 dengan fokus pada penguatan ekonomi dan sumber daya manusia.

Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat kabupaten Konawe yang dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Agra Wisata Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan para insan pers.

Bupati yang merupakan pimpinan daerah kabupaten Konawe, H. Yusran Akbar menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus dilakukan secara terarah dan melibatkan seluruh unsur pemerintahan agar kebijakan yang dihasilkan memiliki keterkaitan antarsektor.

“Kita harus memastikan seluruh perangkat daerah bergerak dalam visi yang sama, karena setiap kebijakan yang disusun hari ini akan menentukan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah pada tahun mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Konawe, Sriyani SE M.S.i, melaporkan bahwa Musrenbang RKPD Kabupaten Konawe Tahun 2027 ini bertujuan untuk menyepakati prioritas pembangunan daerah, menyelarkan program dan kegiatan pembangunan antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta menyempurnakan rancangan RKPD Kabupaten Konawe Tahun 2027.

Tema Musrenbang RKPD Kabupaten Konawe Tahun 2027 adalah “Penguatan Daya Saing Ekonomi Daerah melalui Pengembangan Potensi Lokal, SDM dan Tata Kelola Untuk Mewujudkan Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan.”

Konawe memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama di sektor industri nikel, pertanian, perkebunan, dan perikanan. Konawe merupakan salah satu pusat hilirisasi nikel terbesar di Indonesia, dengan kawasan industri nikel yang terus beroperasi dan menjadi penggerak utama PDRB.

Selain itu, Konawe juga dikenal sebagai lumbung pangan utama di Sulawesi Tenggara, dengan komoditas seperti beras, kakao, cengkeh, kopra, dan kelapa sawit. Perkebunan juga menjadi salah satu sektor unggulan, dengan tanaman seperti coklat dan kelapa sawit.

Konawe juga memiliki potensi perikanan yang tinggi, terutama di daerah pesisir. Pemerintah Kabupaten Konawe terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dalam laporan LKPJ 2025, ekonomi Kabupaten Konawe tumbuh sangat tinggi, tercatat mencapai 12,28 persen. PDRB per kapita juga meningkat, menembus Rp75,7 juta pada tahun 2024.

Tingkat kemiskinan di Konawe juga mengalami penurunan pada tahun 2025, seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Inflasi year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 3,88 persen pada Juni 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat pesat, seiring HUT Konawe ke-65 pada Maret 2026.

Pemerintah Kabupaten Konawe telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur.

Kami berharap bahwa pembangunan yang berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Laporan: Aby Razak

Tinggalkan Balasan