Pariaman, 2 Juli 2025 — Antrean panjang dan kekesalan warga kembali mewarnai aktivitas pengisian BBM di SPBU Pertamina Jati, Kota Pariaman, pada Rabu pagi (2/7) sekitar pukul 10.45 WIB.
Warga mengeluhkan pelayanan SPBU yang dianggap tidak adil karena pengisian BBM ke dalam jerigen lebih diutamakan dibanding kendaraan umum. Selain itu, terdapat laporan soal dugaan penyaluran solar subsidi oleh oknum dengan menggunakan mobil boks secara mencurigakan.
Keluhan datang dari warga dan pengguna kendaraan bermotor yang mengantre BBM, sementara pihak SPBU Pertamina Jati disebut sebagai pihak yang memberi prioritas kepada pembeli jerigen. Diduga pula terdapat oknum berseragam (diduga tentara) yang membekingi pengisian solar ke mobil boks.
Insiden ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 2 Juli 2025, sekitar pukul 10.45 WIB, saat jam sibuk pengisian BBM.

Lokasi kejadian berada di SPBU Pertamina Jati, yang terletak di Kota Pariaman, Sumatera Barat.
Menurut warga, pihak SPBU tampak lebih mengutamakan pengisian jerigen yang diduga milik pengecer, ketimbang melayani pengguna kendaraan bermotor pribadi. Dugaan adanya “bekingan” dari oknum tertentu juga membuat proses distribusi solar tidak transparan dan cenderung tertutup.
Warga menyaksikan sendiri jerigen diisi dalam jumlah besar di jalur utama pengisian. Sementara itu, beberapa warga juga melaporkan bahwa solar dikatakan habis, namun saat mobil boks tertentu datang, BBM jenis solar langsung diisi. Aktivitas tersebut menimbulkan kecurigaan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang mendapat perlakuan khusus dari petugas SPBU.
Sejumlah warga meminta agar pemerintah daerah, pihak Pertamina, serta aparat penegak hukum segera turun tangan menindaklanjuti dugaan pelanggaran tersebut. Mereka berharap distribusi BBM subsidi tidak disalahgunakan dan benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
“Jangan hanya rakyat kecil yang disuruh antre dan bersabar. Kalau seperti ini terus, rakyat bisa hilang kepercayaan,” ujar salah seorang warga yang antre sejak pagi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pengelola SPBU Pertamina Jati terkait tudingan tersebut.
@azjn #kpk tipikor news#
