PEMANFAATAN DANA DESA DIDUGA ASAL JADI di DESA SAPPEAN SIPIROK.

 

Tapsel, Kpk Tipikor News.

Pengucuran dana desa sejak tahun 2014/2015 dari dana APBN yg bertujuan utk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sering secara gamblang diterjemahkan oleh pemerintah desa sebagai pemanfaatan asal jadi yang penting tampak oleh masyarakat dibangunkan, soal tepat guna dan berhasil guna itu nomor sekian. Dan pada umumnya sesuai dengan adat budaya masyarakat desa yang serba rikuh dan agak pamali jika bersikap kritis,semakin membuat kompleks permasalahan penggunaan dana desa tersebut.


Demikian halnya di dusun poldung lombang desa Sappean kecamatan Sipirok Tapanuli Selatan,yang pemanfaatan dana desanya digunakan untuk membangun cor rabat agar jalan ke lokasi usaha pertanian masyarakat disana menjadi kian membaik,nyatanya oleh para pekerja yang dikomandani oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) terkesan dilaksanakan asal jadi.
Sesuai hasil pantauan awak media dan beberapa anggota masyarakat disana, tampak bahwa campuran bahan bangunan yang terdiri dari pasir,koral dan semen tampaknya komposisinya tidak balans sehingga biarpun bangunan baru siap, tingkat kekerasannya tidak seperti yang diharspkan.
Disisi lain, ketebalan cor rabat tersebut juga kurang sesuai dengan pengerjaan serupa di daerah lain yakni ketebalannya sekitar 15 – 20 cm secara merata, dari hasil pengukuran anggota masyarakat disana ketebalannya kurang dari standarisasi diatas.
Ketika masalah ini mau dipertanyakan kepada kepala desa maupun TPK, amereka terkesan masa bodo dan tidak memberikan reaksi sama sekali. Untuk itu pinta salah seorang anggota masyarakat berinisial KS ,agar pihak pengawas dari APIP secara jelimet menganalisa bangunan tersebut demi pemanfaatan uang negara secara efektif dan efisien, imbuhnya.