Dampak Pembangunan Jalan Tol di Nagari Kapalo Hilalang: Masyarakat Terancam Menutup Akses Tol
Padang Pariaman – Proyek pembangunan jalan tol yang melintasi Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayutanam, menuai kritik tajam dari masyarakat setempat. Pembangunan yang seharusnya membawa manfaat justru menimbulkan kerugian besar di berbagai sektor, mulai dari kesehatan lingkungan, pertanian, hingga perikanan.
Masyarakat mengeluhkan dampak buruk terhadap lingkungan akibat proyek tersebut. Saluran irigasi yang selama ini menjadi sumber pengairan utama sawah warga terputus, sehingga banyak lahan sawah tidak lagi bisa difungsikan. Di sektor perikanan, kolam-kolam ikan milik warga dipenuhi lumpur dari tanah proyek, membuat usaha perikanan terganggu. Selain itu, debu dan polusi dari aktivitas proyek diduga memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat sekitar.
Seorang warga Nagari Kapalo Hilalang, menyatakan bahwa pemerintah daerah dan instansi terkait seolah tutup mata terhadap permasalahan ini. “Hak-hak masyarakat tidak pernah diperjuangkan. Kami sangat kecewa, ini proyek strategis nasional, tapi kami yang jadi korban,” ujarnya.
Rencananya, Selasa mendatang akan digelar pertemuan di Kantor Nagari Kapalo Hilalang untuk mencari solusi. Pertemuan ini akan dihadiri oleh pihak PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), PT Hutama Karya (HK), vendor, subvendor, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, dan Dinas Perikanan.
Namun, masyarakat sudah menetapkan sikap tegas. Jika tidak ada solusi konkret dalam pertemuan tersebut, mereka berencana menutup akses jalan tol di wilayah nagari mereka.
“Kami berharap pemerintah dan pihak proyek segera memberikan solusi yang adil. Kalau tidak, kami akan tutup jalan tol ini. Kami tidak mau terus dirugikan,” tegas salah satu tokoh masyarakat.
Persoalan ini menjadi tantangan besar bagi semua pihak, baik pemerintah maupun pelaksana proyek, untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak merugikan masyarakat setempat. Solusi yang berpihak pada warga Nagari Kapalo Hilalang harus segera dicari agar konflik ini tidak berlarut-larut.
