Sosialisasi dan Edukasi Kebakaran di desa Kamasan oleh dinas pemadam kebakaran , Kabupaten Bandung

PERSKPKNEWS|Desa Kamasan, Kabupaten Bandung, menjadi tuan rumah sosialisasi dan edukasi masyarakat dalam pencegahan serta penanggulangan kebakaran. Acara yang diselenggarakan di aula desa Kamasan ini bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Kamasan, H. Mamat, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung, H. Iman Irianto, S.Sos., M.A.P., serta puluhan warga dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kamasan, H. Mamat, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Dinas Pemadam Kebakaran atas terselenggaranya acara ini. Ia menekankan pentingnya sosialisasi ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di desa. “Kami berharap dengan adanya acara ini, warga Kamasan bisa lebih siap dalam menghadapi situasi darurat kebakaran serta mengetahui langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan,” ujarnya.

 

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah simulasi yang dilakukan oleh anggota tim pemadam kebakaran menggunakan gas elpiji 3 kg. Mereka memaparkan secara rinci cara mengatasi kebakaran akibat kebocoran gas, mulai dari mengenali tanda-tanda kebocoran hingga langkah-langkah aman dalam menutup aliran gas dan memadamkan api. Dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), mereka menunjukkan kepada warga bagaimana memadamkan api kecil yang disebabkan oleh gas dengan benar dan cepat.

H. Iman Irianto, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi tentang teknik pemadaman kebakaran dengan cara sederhana menggunakan alat yang ada di rumah tangga. “Kami berharap dengan adanya sosialisasi dan edukasi ini, pertama, masyarakat segera menghubungi nomor darurat damkar jika ada kejadian. Kedua, masyarakat dapat memahami teknik-teknik pemadaman yang kami sampaikan, baik secara teori maupun praktik,” ujarnya. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Kamasan dalam menghadapi potensi kebakaran.(Dian&Agum)Perskpknews