KPK TIPIKOR NEWS
Pulau Nias, Sumatera Utara, – Sebulan berlalu kedatangan Menteri Pekerjaan Umum RI di Pulau Nias seharusnya memberi harapan baru terhadap masyarakat dibidang infrastruktur Jalan dan Jembatan terutama akibat dampak Bencana yang bersifat Darurat dan Mendesak penanganannya tanpa menunggu waktu yang berlarut-larut, ujar Ketua Partai Buruh Nias Selatan Anugerah Loi mengatakan bahwa jalan nasional yang longsor tersebut merupakan urat nadi tranportasi warga masyarakat terutama Kabupaten Nias dan Nias Selatan.
Kekesalan dan kekecewaan masyarakat sangat tinggi karena sudah hampir kurang lebih satu bulan Bapak Menteri Pekerjaan Umum RI datang langsung meninjau jalan tersebut tetapi sampai sekarang penanganannya belum dikerjakan sama sekali sehingga meresahkan masyarakat yang melewati jalan tersebut setiap hari.
Akibat belum dikerjakannya jalan Nasional yang rusak berat tersebut akibatnya berdampak pada harga kebutuhan pokok sehari-hari dan terlebih pada kebutuhan masyarakat mengenai BBM yang pasokannya sangat terbatas di setiap SPBU di wilayah Kabupaten Nias dan Nias Selatan sehingga terjadinya “antrian panjang” yang tak terelakkan, ujar Loi.
Para tokoh masyarakat dari berbagai elemen mengharapkan perhatian serius dari Pemerintah Pusat Cq. Kementerian PU dan Gubernur Sumatera Utara agar segera memulai Pembangunan Jalan Nasional tersebut yang terletak di Desa Sitoli Banua Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias mengingat kebutuhan masyarakat yang sangat darurat dan mendesak.
Masyarakat yang selalu ada dilokasi jalan longsor tersebut yang coba ditanyai wartawan kapan dimulainya pekerjaan pembangunan jalan tersebut mengatakan bahwa tidak mengetahui sama sekali, tetapi hanya menjelaskan bahwa benar Bapak Menteri PU dan Gubernur Sumatera Utara pernah meninjau langsung kelapangan kondisi jalan tersebut dan akan melaksanakan Pembangunan tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda dimulainya pekerjaan. (SamahatoBll / Ka Perwakilan Provinsi Sumut)
