Jambi KPK NEWS INDO:
Tuntutan Grib Jaya Jilid Dua Dalam Orasi Nya Di Kantor Gubernur Jambi Menuntut Atas Diduga Tidak Transparan (Konsekuensi) Terhadap Masyarakat Jambi Di Bidang Anggaran Dan Pertambangan.
Lima Tuntutan yang di bahas Grib Jaya Se-provinsi terhadap Gubernur Jambi Al Haris, yang pertama,”Usut Tuntas Korporasi, Tambang, dan Mafia Sumber Daya Alam di Jambi. Ke Dua,”Copot dan periksa. Gubernur Jambi yang diam dan bungkam Atas Perusahaan Rakyat dan Lingkungan. Ke Tiga,” Hentikan Praktik Oligarki dan Perselingkuhan Pejabat dengan Pengusaha, ke Empat,” Transparansikan Pengelolaan APBD dan Investasi di Jambi. dan ke Lima,” Bela Rakyat, Bukan Bela Kepentingan Kapital dan Korporasi.
Lima tuntutan ini sangat lah penting bagi masyarakat Jambi yang harus di Emban dan di anggap belum Transparan dan ( Konsekuensi) Gubernur Jambi Al Haris terhadap masyarakat Jambi, seperti contohnya,” pertambangan Batubara,yang sangat banyak sekali di anggap melanggar UU pertambangan, dan APBD yang tidak jelas arah dan diduga simpang siur alur ceritanya.
Dan juga tidak kalah pentingnya,”seperti bantuan dari APBN yang di salurkan dari pusat untuk membantu ekonomi Masyarakat Jambi, diduga kuat tidak ada tranparansi dan entah kemana anggaran tersebut senilai Rp 500 (Lima Ratus) Miliar Rupiah, yang di kucur kan dari dana APBN tanggal 12 Agustus 2026.
Masyarakat Jambi minta Gubernur Jambi Al Haris tidak menutup nutupi segala yang menyangkut hak rakyat, Orasi jilid dua ini,”ada kemungkinan akan berlanjut jika masyarakat tidak puas atas diduga ketidak transparan pemerintah provinsi Jambi.
Penulis Erwin KPK NEWS INDO.

