Site icon KPK TIPIKOR NEWS

DIDUGA 18–20 RAKIT PETI BEROPERASI DI SEBERANG WILAYAH BANDARA, PEMERINTAH DIMINTA JANGAN HANYA RAZIA DI SATU SISI

Bungo — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menjadi sorotan. Di tengah maraknya razia PETI di wilayah sekitar Bandara, muncul dugaan masih terdapat aktivitas PETI di kawasan seberang yang luput dari perhatian.

Berdasarkan informasi awal yang diterima tim KPK TIPIKOR NEWS, terdapat dugaan sekitar 18 titik tambang ilegal PETI yang masih beroperasi.

Tim kemudian melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Hasil pantauan tim di lokasi justru menemukan sekitar 20 rakit yang terlihat beroperasi. Temuan tersebut menjadi pertanyaan serius:

mengapa aktivitas PETI dalam jumlah cukup banyak masih dapat berlangsung sementara razia terus dilakukan di wilayah sekitarnya?

Informasi mengenai aktivitas tersebut diperoleh dari salah seorang pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Berdasarkan informasi tersebut, tim kemudian melakukan penelusuran lapangan untuk memastikan kebenarannya.
Dalam penelusuran, tim juga mencoba menghubungi S salah seorang pihak yang disebut-sebut mengetahui aktivitas di lokasi.

Yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya tidak terlibat dan meminta tim mencari pihak yang mengurus kegiatan tersebut.

Tidak lama kemudian 10 menit tim mendapat telepon dan pesan WhatsApp dari R seseorang yang mengaku sebagai pengurus tambang.

Tim diminta masuk ke lokasi untuk bertemu langsung.
Namun, pertemuan tersebut tidak terlaksana karena tim mendapat kabar bahwa anak salah satu anggota tim sedang sakit dan harus segera dibawa berobat.

Komunikasi kemudian berlanjut. Pihak yang mengaku sebagai pengurus menyampaikan agar apabila ada keperluan, komunikasi dilakukan langsung dengannya dan meminta tim tidak masuk kembali ke lokasi.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian yang perlu diklarifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Tim KPK TIPIKOR NEWS tidak menuduh pihak tertentu sebagai pelaku tanpa proses pembuktian. Seluruh

PEMERINTAH DIMINTA CEK ULANG

Tim meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum melakukan pengecekan ulang terhadap kawasan yang berada di seberang lokasi razia.

Jika benar terdapat puluhan rakit PETI yang masih beroperasi, maka penindakan diharapkan dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan tanpa tebang pilih.

Pemerintah juga dapat berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat untuk memastikan kondisi lapangan serta mencegah aktivitas PETI terus berlangsung.

Pertanyaan publik sederhana:

Jika satu sisi terus dirazia, bagaimana dengan aktivitas PETI yang berada di seberangnya?
Jangan sampai pemberantasan PETI hanya terlihat ramai di satu titik, sementara titik lainnya justru luput dari pengawasan.

KPK TIPIKOR NEWS — Mengawal informasi berdasarkan fakta dan data.

Exit mobile version