KPK NEWS INDO
Seorang pria bernama Melkhy Hepppy Sante menjadi perbincangan setelah muncul pengakuan dari sejumlah pihak yang mengaku mengalami kerugian dalam hubungan bisnis maupun kerja sama yang dijanjikan.
Salah seorang yang mengaku sebagai korban menyampaikan bahwa Melkhy diduga sering memperkenalkan diri sebagai pemilik atau pihak yang memiliki hubungan dengan perusahaan besar, serta mengklaim memiliki aset dan plaza di beberapa provinsi. Berdasarkan pengakuan korban, berbagai janji tersebut akhirnya membuat korban menyerahkan sejumlah dana.
Namun hingga saat ini, menurut pengakuan korban, dana tersebut belum dikembalikan dan Melkhy disebut sudah sulit dihubungi maupun ditemui.
“Saya sudah mengalami sendiri. Awalnya sangat meyakinkan, mengaku punya perusahaan besar dan berbagai aset. Setelah uang diserahkan, komunikasi semakin sulit hingga akhirnya menghilang,” ujar salah seorang yang mengaku sebagai korban.
Korban juga menduga masih ada pihak lain yang mengalami kejadian serupa. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati apabila mendapat tawaran investasi, kerja sama, atau permintaan dana yang mengatasnamakan Melkhy Hepppy Sante maupun pihak lain tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Masyarakat disarankan untuk:
- Memastikan identitas dan legalitas perusahaan yang diklaim.
- Tidak menyerahkan uang tanpa adanya perjanjian dan bukti hukum yang jelas.
- Menyimpan seluruh bukti komunikasi dan transaksi apabila merasa dirugikan.
Bagi siapa pun yang merasa menjadi korban, langkah yang tepat adalah segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian dengan membawa bukti-bukti yang dimiliki agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

