Site icon KPK TIPIKOR NEWS

HEBOH! Pelajar SMP di Padang Sago Koma Akibat Dugaan Insiden di Sekolah, Keluarga Pertanyakan Kronologi: “Kami Ingin Fakta Sebenarnya Terungkap!”

PADANG PARIAMAN – Dugaan insiden yang menimpa seorang pelajar SMP di Kecamatan Padang Sago menggemparkan masyarakat. Seorang siswa berinisial Z kini masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami pendarahan otak dan harus menjalani operasi di RSUP M. Djamil Padang.

Menurut keterangan keluarga, korban awalnya dijemput pulang sekolah dalam kondisi menangis sambil mengeluhkan sakit kepala yang sangat hebat. Salah seorang teman korban disebut sempat memberitahukan kepada ayah korban bahwa Z telah menangis sejak jam pelajaran terakhir.

Merasa ada yang tidak beres, ayah korban langsung mendatangi sekolah untuk mencari penjelasan. Di ruang guru, menurut keluarga, telah hadir orang tua siswa lain. Saat itu, keluarga mengaku mendapat penjelasan bahwa korban hanya terkena lemparan es batu.

Namun kondisi korban terus memburuk. Setibanya di rumah, korban tidak mampu makan karena terus menangis dan mengeluh sakit kepala. Orang tua kemudian membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat, tetapi sebelum tiba korban mendadak pingsan.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD M. Yamin. Pada malam harinya, berdasarkan keterangan keluarga, dokter mendiagnosis adanya pendarahan di otak sehingga korban harus segera menjalani operasi penyelamatan jiwa. Saat ini korban masih belum sadarkan diri sehingga keluarga belum dapat memperoleh penjelasan langsung dari korban mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Keluarga mengaku telah mendatangi lokasi kejadian bersama pihak kepolisian. Namun mereka menyatakan belum puas dengan penjelasan yang diperoleh. Menurut keluarga, pihak sekolah menyampaikan bahwa insiden tersebut merupakan ketidaksengajaan dan bukan perundungan. Sementara itu, keluarga berharap penyelidikan dapat mengungkap kronologi yang sebenarnya berdasarkan fakta dan alat bukti.

“Kami hanya ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Anak kami belum bisa memberikan keterangan karena masih koma,” ungkap pihak keluarga.

Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan oleh kepolisian masih berlangsung. Belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti cedera yang dialami korban maupun ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat yang berharap aparat penegak hukum mengusutnya secara profesional, transparan, dan objektif. Keluarga korban juga berharap seluruh pihak memberikan dukungan agar korban segera pulih dan fakta yang sebenarnya dapat terungkap.(*)

Exit mobile version