PONTIANAK –Selasa, 21 Juli 2026
Dalam upaya memperkokoh tali silaturahmi, melestarikan adat budaya, serta merawat harmoni keberagaman di Bumi Khatulistiwa, Satria Pembela Melayu (SPM) Kota Pontianak secara resmi melebarkan sayap organisasinya. Cabang Satria Pembela Melayu Kecamatan Pontianak Tenggara resmi dibentuk dan mengukuhkan kepengurusan barunya. Yang langsung dikukuhkan oleh Bapak Ishak Bin Abdullah selaku Panglima DPD SPM KOTA PONTIANAK.
Dalam amanat struktur kepemimpinan yang baru ini, kepercayan penuh dianugerahkan kepada Sanuriadi,S. S.Kom., M.T. sebagai Panglima Satria Pembela Melayu Kecamatan Pontianak Tenggara.
Terbentuknya Satria Pembela Melayu di tingkat kecamatan ini diproyeksikan dapat menjadi garda terdepan dalam memelihara dan memperjuangkan marwah serta martabat suku Melayu. Semangat ini digaungkan tidak hanya untuk wilayah Kota Madya Pontianak, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi persatuan suku dan etnis di seluruh pelosok Indonesia.
“Melayu adalah salah satu bagian penting dari mozaik keberagaman suku dan etnis di Republik Indonesia. Kehadiran Satria Pemuda Melayu bukan untuk membeda-bedakan, melainkan untuk memperkokoh jati diri bangsa melalui pelestarian budaya lokal dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ungkap perwakilan jajaran Satria Pembela Melayu Kota Pontianak.
Di bawah komando Sanuriadi,S. S.Kom., M.T., organisasi ini siap mengusung sejumlah misi strategis pemuda di Pontianak Tenggara, antara lain:
- Benteng Kebudayaan: Menjaga, merawat, dan mengenalkan nilai-nilai luhur adat Melayu kepada generasi muda di era modern.
- Garda Sosial Masyarakat: Hadir aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta menjaga kondusivitas keamanan daerah.
- Sinergi Elegan: Membangun kolaborasi yang inklusif bersama pemerintah, lintas organisasi kemasyarakatan, serta seluruh suku dan etnis yang ada di Kota Pontianak.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman etnis di Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Dengan kokohnya marwah setiap suku di tanah air, keutuhan dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan semakin mantap berdiri.
Editor:M.ASRUF AZ.SE
Jurnalis:perskpknews.com

