Bungo – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Yutria Ningsih (Neneng), warga Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muara Bungo, masih berharap sepeda motornya dapat kembali setelah diduga menjadi korban penggelapan.
Menurut keterangan korban, peristiwa itu terjadi pada 15 Juni 2026. Saat itu, terlapor diduga meminjam sepeda motor dengan alasan meminta diantar pulang ke rumah. Namun, setelah motor dibawa, kendaraan tersebut tidak pernah dikembalikan.
Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Kota Muara Bungo pada 27 Juni 2026.
Perkembangan penyelidikan menunjukkan bahwa pada 6 Juli 2026, terlapor berinisial DO berhasil diamankan oleh jajaran kepolisian di wilayah Merangin, Bangko. Selanjutnya, pada 7 Juli 2026, yang bersangkutan telah berada di Polsek Kota Muara Bungo untuk menjalani proses hukum.
Menurut informasi yang disampaikan korban, setelah pemeriksaan (BAP) terhadap terlapor selesai dilakukan, pada malam harinya tim dari Polsek Kota Muara Bungo mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat sepeda motor tersebut dijual di wilayah Merangin.
Meski demikian, hingga kini korban mengaku masih kecewa karena sepeda motornya belum ditemukan. Korban juga mempertanyakan perkembangan penanganan terhadap pihak yang diduga sebagai penadah.
“Pelakunya sudah ditangkap di Merangin, katanya motor saya dijual di Merangin, tapi kenapa motor saya belum kembali dan penadahnya belum ditangkap? Saya sangat membutuhkan motor itu untuk mengantar anak sekolah dan pergi ke pasar,” ujar Neneng dengan mata berkaca-kaca.
Korban berharap aparat kepolisian dapat segera menemukan sepeda motornya serta mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kota Muara Bungo, IPDA Andi, menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan.
“Masih kami dalami dan masih dalam pencarian terhadap pihak yang diduga sebagai penadah. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menangkap yang bersangkutan,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, proses penyidikan masih berlangsung. Dugaan keterlibatan pihak sebagai penadah masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada putusan pengadilan.
Jurnalis :Raja Terakhir
Diduga Digelapkan dengan Modus Minta Diantar, Korban Pertanyakan Keberadaan Motor Dugaan Dengan Penadah

