Dugaan pungutan di lingkungan sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah mencuatnya persoalan di SDN 066 Simpang Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi. Menyikapi hal tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Pendidikan dan Pembangunan (LSM LIPPAN DPK) Abunyani meminta Satuan Tugas Saber Pungli Polres Bungo untuk menindak tegas apabila ditemukan praktik pungutan liar di seluruh jenjang pendidikan.
Ketua LSM LIPPAN DPK Abunyani menyampaikan bahwa dugaan pungutan tidak boleh dibiarkan karena dapat membebani masyarakat serta berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku.
“Kami meminta Saber Pungli Polres Bungo segera melakukan penyelidikan dan menindak tegas apabila terbukti ada praktik pungutan liar di sekolah, baik SD, MTs, SMP, SMA maupun SMK. Dunia pendidikan harus bersih dari segala bentuk pungutan yang tidak sesuai dengan aturan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya dugaan penahanan pembagian rapor di SDN 066 Simpang Rantau Ikil yang dikaitkan dengan iuran sebesar Rp150 ribu per siswa. Berdasarkan informasi yang beredar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo telah melakukan pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pihak dinas juga mengarahkan agar dana yang telah dipungut dikembalikan kepada wali murid disertai bukti pengembalian.
LSM LIPPAN DPK berharap Pemerintah Kabupaten Bungo, Inspektorat Daerah, Dinas Pendidikan, serta aparat penegak hukum dapat mengusut persoalan tersebut secara transparan dan profesional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, organisasi tersebut juga meminta agar pengawasan terhadap pengelolaan dana pendidikan, termasuk Dana BOS, terus diperkuat guna mencegah terulangnya dugaan praktik serupa di masa mendatang.
Hingga berita ini disusun, proses pemeriksaan oleh instansi terkait masih berlangsung. Penetapan adanya pelanggaran maupun pemberian sanksi tetap menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Sari
LSM LIPPAN DPK Abunyani Desak Saber Pungli Polres Bungo Tindak Dugaan Pungutan di Sekolah

Oplus_131072
