Site icon KPK TIPIKOR NEWS

Sosialisasi Ranperda Provsu tentang Sistem Kesehatan, Drs. H. Samsul Qamar Serap Aspirasi Warga Sipirok

 

Sipirok, Tapsel | Koran Tipikor–KPK New

Dalam rangka menunaikan tugas sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, wakil rakyat dari daerah pemilihan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Drs. H. Samsul Qamar dari Fraksi Partai Golkar, menggelar Reses II Masa Persidangan Tahun 2025–2026 sekaligus Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Sumatera Utara tentang Sistem Kesehatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Pahae Aek Sagala, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan dihadiri sekitar seratus orang warga setempat. Suasana reses tampak akrab dan penuh dialog, mencerminkan kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya.

Kepala Desa Pahae Aek Sagala, Robinson Hutasuhut, mengungkapkan antusiasme warganya terhadap kehadiran Drs. H. Samsul Qamar. Ia menuturkan bahwa sosok Samsul Qamar bukanlah figur asing bagi masyarakat desa tersebut.

“Beliau adalah salah satu caleg provinsi dengan perolehan suara tertinggi di daerah kami, bahkan dibandingkan caleg lain, termasuk dari partai yang sama,” ujar Robinson dengan penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat bermarga Sagala. Ia menyebutkan bahwa Drs. H. Samsul Qamar telah berulang kali menyambangi Desa Pahae Aek Sagala dan konsisten menjalin komunikasi dengan warga.

“Seingat saya, beliau sudah beberapa kali datang ke desa ini dan memang menjadi caleg dengan suara tertinggi di sini dibandingkan caleg lain yang maju ke tingkat provinsi,” ungkapnya.

Dalam pemaparan terkait Ranperda Provsu tentang Sistem Kesehatan, staf ahli anggota DPRD Provsu dari Fraksi Golkar membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan. Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan BPJS Kesehatan yang dinilai kurang optimal, minimnya tenaga medis seperti dokter, serta keterbatasan fasilitas kesehatan.

Warga juga menyoroti belum tersedianya alat kesehatan penunjang seperti alat scanning dan rontgen, sehingga masyarakat terpaksa harus berobat ke daerah atau kota lain untuk mendapatkan layanan tersebut.

Tak hanya soal kesehatan, beberapa warga memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan persoalan lain, seperti kerusakan irigasi dan lahan pertanian akibat bencana alam pada November lalu. Kondisi tersebut berdampak serius terhadap pengairan sawah dan ketersediaan air bersih.

“Sampai sekarang masalah pengairan sawah dan air minum masyarakat masih sangat memprihatinkan,” ungkap Kholid Batubara, tokoh masyarakat yang juga dipercaya sebagai kepala dusun oleh warganya.

Selama beberapa jam berlangsung, seluruh aspirasi masyarakat dicatat dan didokumentasikan secara seksama oleh tim Drs. H. Samsul Qamar. Dalam penutupannya, Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Provsu itu menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya mengawal seluruh usulan yang disampaikan warga.

“Kita akan mengawal semua aspirasi ini. Jika belum semuanya dapat terealisasi, kita harus berlapang dada mengingat luasnya wilayah Sumatera Utara serta keterbatasan anggaran daerah,” ujarnya sembari mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir.

Usai kegiatan tersebut, rombongan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Golkar melanjutkan agenda reses ke daerah lain di wilayah daerah pemilihannya.

Selamat jalan wakil kami, teruslah memperjuangkan suara rakyat.

Exit mobile version