Site icon KPK TIPIKOR NEWS

Warga Taman Agung Minta Pemkab Bungo Tutup atau Pindahkan Tempat Hiburan Malam Fhonix

Bungo – Minggu 25 Januari 2026.kpk News. Seorang warga Kelurahan Taman Agung, Kecamatan Batin III, Kabupaten Bungo, Agustian, menyampaikan aspirasi dan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Bungo agar menertibkan keberadaan tempat hiburan malam Fhonix yang berada di sekitar permukiman warga.

Agustian menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bungo yang telah menutup tempat hiburan malam Zeus beberapa waktu lalu. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat.

Saya, Agustian, warga Kelurahan Taman Agung, sangat mengapresiasi penutupan hiburan malam Zeus. Ini adalah langkah positif dari pemerintah daerah dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat,”ujarnya.

Namun demikian, Agustian berharap agar pemerintah daerah tidak tebang pilih terhadap penutupan hiburan malam yg ada di kabupaten bungo dan tidak berhenti sampai di situ. Ia meminta agar Pemkab Bungo segera menindaklanjuti keberadaan tempat hiburan malam Fhonix yang menurutnya tidak layak berada di tengah-tengah lingkungan masyarakat.

Keberadaan tempat hiburan malam Fhonix sangat dekat dengan pemukiman warga. Kami menilai tempat tersebut tidak sesuai jika berada di area masyarakat seperti Kelurahan Taman Agung,” katanya.
Lebih lanjut, Agustian menyebutkan bahwa aktivitas di tempat hiburan malam tersebut dinilai meresahkan warga. Ia mengungkapkan adanya dugaan kegiatan yang bertentangan dengan norma sosial dan adat istiadat masyarakat setempat, seperti pergaulan bebas serta konsumsi minuman beralkohol.

Kami sebagai warga merasa tidak nyaman. Di lokasi tersebut diduga terjadi aktivitas yang tidak pantas dipertontonkan di lingkungan kami, mulai dari pergaulan bebas hingga konsumsi minuman keras,” jelasnya.
Menurut Agustian, masyarakat Taman Agung menjunjung tinggi nilai-nilai moral, adat, dan norma agama. Oleh karena itu, keberadaan tempat hiburan malam dengan aktivitas yang dinilai tidak sesuai tersebut dikhawatirkan dapat memberikan dampak negatif, terutama bagi generasi muda.
Ia juga menyoroti penampilan para pemandu hiburan atau LC yang dinilai tidak sesuai dengan norma masyarakat setempat, sehingga menimbulkan keresahan di tengah warga.

Kami khawatir ini akan berdampak buruk bagi anak-anak dan remaja di lingkungan kami. Kami ingin lingkungan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan nilai budaya masyarakat Taman Agung,” tambahnya.
Agustian berharap Pemerintah Kabupaten Bungo dapat segera mengambil langkah tegas, baik dengan menutup maupun memindahkan tempat hiburan malam Fhonix ke lokasi yang lebih sesuai dan jauh dari pemukiman warga.

Kami berharap pemerintah mendengar suara masyarakat kecil seperti kami. Kami hanya ingin lingkungan yang tenteram dan bermartabat,” pungkasnya. Tim

Exit mobile version