Site icon KPK TIPIKOR NEWS

Warga Melawi Menjerit Harga Elpiji Melambung Tinggi Tidak Sesuai Harga HET Yang Telah Di Tentukan Pemkab Melawi

Oplus_131072

Warga Melawi Menjerit Harga Elpiji Melambung Tinggi Tidak Sesuai Harga HET Yang Telah Di Tentukan Pemkab Melawi

 

 

Melawi , Kalbar– Sejumlah masyarakat Kabupaten Melawi menyampaikan keluhan serius terkait melonjaknya harga gas LPG subsidi tabung 3 kilogram yang dinilai telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

 

Kondisi ini dirasakan saat ini semakin sangat memberatkan masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada Elpji bersubsidi untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

 

Keluhan tersebut disampaikan oleh masyarakat,yang lagi kesal atas melonjak nya harga elpiji 3kg kami heran bang, kadang gas nya Ndak ada jadi saat kita butuhkan harga nya melambung tinggi ,tutur nya,

 

kami masyarakat berharap semoga pemerintah kabupaten Melawi cepat menangani kesulitan untuk mendapatkan elpiji bersubsidi dengan harga sesuaikan yang telah di tentukan Pemkab Melawi,

saat ini harga nya terlalu tinggi sehingga kami masyarakat sulit untuk Membeli nya dengan ekonomi saat ini,

 

ungkapkan itu bahwa berdasarkan pengamatan di lapangan, terutama di beberapa wilayah kecamatan, harga LPG 3 kg dijual jauh di atas HET resmi. Situasi ini dinilai tidak wajar dan berpotensi merugikan masyarakat kecil.

 

masyarakat, menyampaikan kepada awak media,bahwa harga elpiji sampai 40ribu kadang mencapai 45ribu rupiah, bahwa kenaikan harga LPG bersubsidi ini tidak hanya berdampak pada ekonomi rumah tangga, tetapi juga memicu keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Melawi segera mengambil langkah konkret.

 

“Distribusi LPG subsidi perlu diawasi secara ketat. Jangan sampai ada oknum pangkalan atau pihak tertentu yang memanfaatkan kondisi ini untuk mencari keuntungan dengan mengorbankan masyarakat,” tegas

nya

Minggu,19/01/26.

 

masyarakat secara khusus meminta Pemerintah Kabupaten Melawi melalui dinas terkait untuk melakukan pengawasan, dan penertiban distribusi LPG di seluruh wilayah, serta berani menindak tegas pangkalan, atau oknum yang menjual LPG subsidi di atas HET, serta menjamin ketersediaan dan pemerataan pasokan LPG 3 kg agar tepat sasaran.

 

Masyarakat berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Melawi, pemerintah daerah dapat segera turun tangan untuk melindungi kepentingan rakyat, dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya LPG bersubsidi yang menjadi kebutuhan vital masyarakat kecil.

 

Sampai berita ini diturunkan, masyarakat masih menantikan respon dan langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Melawi, guna mengatasi persoalan

tersebut.

 

Red:bgdoy

 

Exit mobile version