Pontianak 23 Desember 2025 Kpktipikor news com.
proyek infrastruktur rapat bento menuai perbincangan publik desa sungai batang Rt/Rw. 001/002 mempertanyakan BPK konsultan pengawas dan pelaksak Diduga ada kerjasama untuk menghamburkan uang negara sungguh sangat disayangkan
Disaat tim awak media ingin menghadap dan konfirmasi ke Kabid dinas perumahan Rakyat dan kawasan permukiman kabupaten mempawah.alasan Kabid tidak ada ditempat sangat di sayangkan hingga naik pemberitaan ini
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) kabuten mempawah Kalimantan Barat mulai membuat kecurigaan pulik Diduga tak sesuai juknis juklak rapat beton tak sesuai mutu. Pengawasan dari dinas tidak pernah ada di tempat
Kami sebagai masyarakat meminta penegak hukum memanggil Kabid dinas perkim dan BPK konsultan pengawas pelaksana di periksa proyek sungai pinyuh tak pernah ada perubahan dari tahun ketahun tak pernah berubah terus selalu terjadi seperti ini
Seperti budaya dinas yang selalu meningal pekerjaan angaran DANA nya kecil hingga melalaikan tugas yang diberikan oleh negara
Tidak menggunakan K3 pengawasan dari dinas atau BPK konsultan yang terkait apa lagi Kabid dinas perkim kabupaten mempawah diduga tutup mata
terjadi pada pembangunan jalan disungai pinyuh beberapa lokasi tak pernah saya lihat pengawas atau orang dinas perkim
Ungkap warga berinisial BL.
Kami meminta penegak hukum memanggil memeriksa Kabid BPK konsultan pengawas pelaksana untuk mempertanyakan tentang proyek proyek yang beberapa lokasi utama sungai batang dusun barat sungai batang membuat keraguan publik
Tentang kualitas dan kuantitas pekerjaan
Yang di kerjakan oleh perusahan CV. AYWA KONTRUKSI dengan dana DAU APBD sebesar Rp 149 juta lebih
Tahun anggaran 2025 salah satu warga meminta kepada penegak hukum segera memangil semua yang terlibat kesalannya kepada kpktipikor, Rabu (20/12).
Dalam Pantauan TIM di lapangan menemukan kondisi jalan yang tidak sesuai dengan kualitas dan kuantitas
Perlu penegak hukum memanggil pelaksana dan BPK untuk di periksa pekerjaan belum satu Minggu sudah tampak pasir naik di permukaan
Membuat dugaan pekerjaan tersebut asal jadi
Proyek yang dibiayai negara hingga untuk pasilitas masyarakat memberikan kenyamanan tetapi sungguh disayangkan masyarakat merasa kecewa melihat pekerjaan tersebut tidak ada konsultan pengawasan dari dinas perkim. Kabupaten mempawah apa lagi yang namanya pak Kabid perkim tak pernah dilihat di lapangan
Apakah ini sudah memang sudah menjadi kebiasaan atau aturan kebijakan dari pemerintah,
yang sangat merasa sangat kecewa yang enggan memberikan namanya.
Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih kepada pemerintah mau membangun jalan buat masyarakat kecil
Kami sangat mendukung program pemerintah daerah kabupaten mempawah yang sangat peduli sama masyarakat kecil seperti desa kami sungai pinyuh
Tetapi kami meminta para pekerja jangan asal asalan asal jadi kalau mencari keuntungan jangan lah asal jadi melihat pekerjaan proyek jalan yang disayangkan kualitas jalan yang dikerjakan asal asalan membuat kami kecewa. Ucapnya

