Tanah Datar – perskpknews.
Proyek pembangunan gedung rawat inap anak dan remaja di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. DR.M.H Ali Hanafiah Kab. Tanah Datar sebesar Rp.23.332.144.422. Dengan Nomor Kontrak: 000.7.2./432./SP./RSUD/VI/2025 Tanggal Kontrak 03 Juli 2025 Waktu pelaksanaan: 180 (Seratus Delapan Puluh) hari kerja rekanan PT. Kalber Reksa Abadi Konsultan Pengawas: PT. Wandra Cipta Engineering Consultant sumber dana DAK 2025 Lokasi Jalan Bundo Kandung No.1 Batusangkar.
Dari informasi yang di himpun oleh awak media saat di wawancara (28/07/25), terkait pemasangan tiang lantai dasar proyek gedung rawat inap anak dan remaja RSUD Hanafiah Tanah Datar terdapat mereng tiang pondasi dasar lantainya ujar warga yang tidak mau namanya di sebutkan, ia juga mengatakan kami berkunjung ke proyek tersebut dengan meminta pihak rekanan PT. Kalber Reksa Abadi untuk membongkar pemasangan tiang tersebut.
Sambung warga lagi, ini nanti akan berdampak pada anak ke ponakan kami yang berobat ke rumah sakit, apabila pekerjaan fisiknya tidak mempunyai mutu kualitas dan kuantitas kontruksi dengan bangunan yang tidak kokoh yang di duga asal jadi bebernya.
Awak media ini mengkonfirmasi Sekretaris RSUD PROF. DR M.H ALI HANAFIAH Dr Aries, saat di tanya soal temuan warga tentang pekerjaan fisik gedung rawat inap anak dan remaja ia mengatakan saya bukan PPKnya pak, itu KPA nya pak Direktur dan PPK Afrizal.
Di singgung lagi soal pengadaan mesin loundry dan alat anestesi pengadaannya tahun 2023, bahwa PPKnya saya (Aris-red) Barangnya sudah kita gunakan namun tidak memperlihatkan secara detail atau mengajak awak media ke lokasi barang tersebut, namun bertolak belakang dari informasi yang di sampaikan bahwa tenaga loundry RSUD mencuci dengan tangan, adanya temuan dari warga tersebut kepada Sekretaris RSUD PROF DR M.H HANAFIAH Batu Sangkar.
Lalu awak media menghubungi pada hari yang sama di Direktur RSUD Hanafiah via WhatsAppnya 082283317xxx di hubungi sampai tiga kali tidak menjawab,untuk konfirmasi terkait laporan dan data yang kami miliki,juga masalah pembagian jasa medis (JM) yang tidak transparan dan akuntabel,namun sampai berita ini tayang tak ada tanggapan,seolah bungkam !!!
Kemudian sekretaris RSUD HANAFIAH mendatangkan PPK nya Afrizal(Kabid Penunjang), namun ia mengatakan ( PPK nya) memang betul ada yang mereng pemasangan tiangnya tapi itu sudah di bongkar tuturnya dengan santai,seolah tak terjadi apa – apa.
Sementara Wakil Ketua Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARANSI) Sumbar Irmalis Zai,SH mengatakan kepada wartawan temuan tahun 2023 pengadaan alkes yang sudah bergulir di Polda Sumbar di RSUD HANAFIAH Kab.Tanah Datar sudah ada yang di panggil beberapa orang. Nanti dalam data yang kita miliki kita desak APH untuk usut temuan belanja alkes tersebut dan meminta Bupati Tanah Datar agar memberikan sanksi kepada rekanan yang yang di duga materialnya di Mark up ujarnya.
Tim

