Perskpknews.com, Pangkep, 22 Juli 2025 – Dalam upaya memperkuat budaya literasi di era digital, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Lomba Video Konten Literasi Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 22 hingga 25 Juli 2025, bertempat di Gedung Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Kecamatan Bungoro.
Acara resmi dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Muhiddin R., S.Hut., MM, yang mengajak seluruh peserta dan undangan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sarana kolaborasi dan inovasi dalam menyebarluaskan semangat membaca dan literasi. Dengan tema:
“Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi Indonesia untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045”,
kegiatan ini dinilai sejalan dengan visi nasional dalam membentuk generasi cakap literasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini antara lain perwakilan Bupati Pangkep, Ibu Ketua TP PKK sebagai Bunda Literasi Kabupaten Pangkep, para narasumber, moderator, pelajar, mahasiswa, ASN, guru, dosen, pegiat literasi, organisasi masyarakat, serta para peserta lomba.
Hari pertama dimulai dengan registrasi peserta, pembukaan resmi, dan penyampaian materi edukatif. Materi pertama bertajuk Basic Videography Content disampaikan oleh Dwi Julian dan dimoderatori oleh Siti Husnul Zakiyah. Dilanjutkan dengan materi “Membentuk Tradisi Cakap Literasi Menuju Generasi Emas 2045” oleh Bahtiar Adnan Kusuma, yang menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Pada sesi siang, panitia memberikan penjelasan teknis seputar penilaian lomba dan tata cara pengumpulan video. Hari kedua yang jatuh pada Jumat, 25 Juli 2025, diisi dengan sesi penilaian karya oleh dewan juri, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba serta penutupan acara.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui anggaran DAK Non Fisik Perpustakaan Tahun 2025, dan bertujuan:
1. Menyebarluaskan informasi program perpustakaan.
2. Mengembangkan budaya baca dan literasi di masyarakat.
3. Memberikan ruang kreativitas dalam menyampaikan pesan literasi melalui media digital.
Kepala Dinas Muhiddin dalam sambutannya menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan sinergi antara perpustakaan, komunitas kreatif, dan seluruh pemangku kepentingan literasi.
“Semoga karya-karya yang dihasilkan menjadi cerminan optimisme generasi muda dalam menyongsong masa depan Indonesia yang cemerlang,” ujar Muhiddin.
Di akhir sambutan, beliau menyampaikan pesan literasi dalam bentuk pantun yang memotivasi peserta:
*Berlayar perahu menuju dermaga,
*Di tengah laut angin pun bertiup semilir.
*Mari kita semai budaya membaca,
*Agar generasi cerdas makin terampil dan berpikir.
*Pagi cerah burung pun bernyanyi,
*Mentari bersinar hangatkan negeri.
*Lewat video kita berbagi inspirasi,
*Tumbuhkan literasi dari hati ke hati.
KPK Tipikor News Pangkep
Chemal Rusanda

