Padang Pariaman – Kisah menyentuh datang dari Kecamatan Batang Anai, di mana seorang anak bernama Fernando Hamzah, yang sebelumnya tidak dapat melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya, kini bisa tersenyum kembali. Hal ini tak lepas dari kepedulian Bu Trismayeni dan komunitas ASPILA, yang bergerak cepat dalam aksi kemanusiaan.
Fernando sebelumnya mengalami kesulitan untuk masuk ke sekolah karena tidak mampu membeli seragam, sepatu, tas, dan perlengkapan lainnya. Informasi ini kemudian sampai kepada Bu Trismayeni, yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan peduli terhadap dunia pendidikan.
Dengan sigap, Bu Trismayeni mengabarkan kondisi Fernando kepada jaringan donatur dan warga perantauan. Alhamdulillah, dari para dunsanak di rantau berhasil dikumpulkan donasi sebesar Rp 1.200.000, dan ASPILA (Asosiasi Peduli Lingkungan dan Anak) memberikan tambahan santunan sebesar Rp 1.000.000.
“Kami sangat bersyukur. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan anak-anak bangsa. Semoga Fernando bisa sekolah dengan tenang dan berprestasi,” ujar Bu Trismayeni saat dikonfirmasi media.
Total dana sebesar Rp 2.200.000 rencananya akan digunakan untuk membeli seragam, sepatu, tas, buku, dan perlengkapan sekolah lainnya agar Fernando bisa segera mengikuti kegiatan belajar di SMP Negeri 1 Batang Anai.
Warga dan tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif ini. Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa gotong royong dan empati masih hidup di tengah masyarakat.
“Terima kasih Bu Trismayeni dan ASPILA. Semoga selalu diberikan kesehatan dan semangat dalam membantu masyarakat,” kata salah satu warga.
Reporter: Tim Redaksi
Media: KPK TIPIKOR News
Tanggal: 22 Juli 2025

