Site icon KPK TIPIKOR NEWS

Surau Gadang palak pisang yang Terlupakan, Warisan yang Terpendam

 

Surau gadang palak pisang terletak di kanagarian kampung Bendang kec.VII koto sungai sariak kab.padang Pariaman
Begitu tinggi dan erat hubungan fisik serta spiritual antara Syeikh Ungku Saliah dengan Surau Gadang Palak Pisang. Surau itu bukan hanya tempat beliau mengajar, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan panjang dakwah dan perjuangan seorang ulama besar dalam menegakkan syiar Islam dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Namun, begitu Syeikh Ungku Saliah kembali ke hadirat illahi, surau gadang palak pisang seakan ikut terkubur dalam pandangan. Kepergian Syeikh ungku saliah seakan menjadi moment pribadi untuk individu, surau yang dulu menjadi pusat ilmu dan cahaya spiritual kini terlupakan, ditelan zaman.

Dinding surau yang terbuat dari anyaman bambu mulai rapuh, lantai kayunya keropos dimakan rayap. Bangunan yang dulu menjadi benteng keimanan kini tinggal bayang-bayang kejayaan. Ironisnya, di sisi lain, makam Syeikh Ungku Saliah justru ramai dikunjungi—oleh jamaah dari berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara. Mereka datang karena kecintaan dan kekaguman terhadap sosok beliau, sang pejuang agama dan kemerdekaan.

Namun sangat disayangkan, banyak dari para peziarah itu tidak mengetahui kisah perjuangan dakwah beliau yang sesungguhnya. Mereka hanya mengenal makam sebagai tempat peristirahatan terakhir, bukan sebagai penanda dari warisan besar yang seharusnya diwarisi dengan penuh kebanggaan.

Padahal, dari banyaknya sumbangan yang datang dari para jamaah, semestinya cukup untuk menghidupkan kembali jejak sejarah dakwah beliau—merekonstruksi surau, membangun museum kecil, atau sekadar dokumentasi sederhana yang bisa memperkenalkan perjalanan hidup Syeikh Ungku Saliah kepada generasi penerus.

Sungguh pilu dan menyakitkan. Apakah nilai sejarah akan ikut sirna bersama waktu? Apakah generasi mendatang hanya akan mengenal kemewahan makam syeikh ungku saliah yang di jadikan lahan kantong oknum yang tidak memilki tanggung jawab tanpa memikirkan makna perjuangan yang tersembunyi di balik pintu surau gadang palak pisang?

Seharusnya kepercayaan dari para jemaah syeikh ungku saliah tersalurkan sebagaimana semestinya bukan hanya untuk kantong pribadi semata,
Siapa yang nanti akan di salahkan di saat situs cagar budaya ini hilang di telan masa,
Apakah story perjuangan syeikh ungku saliah hanya akan jadi legenda Tampa bukti nyata ?

Sudah saatnya ketuk hati nurani kita semua—anak cucu, jamaah, pemerhati sejarah, dan para pemimpin—untuk tidak membiarkan warisan spiritual dan sejarah ini terkubur dalam diam. Surau Gadang Palak Pisang harus dihidupkan kembali, agar semangat Syeikh Ungku Saliah terus menyala, bukan hanya di dalam doa-doa, tapi juga dalam tindakan nyata.

Oleh : @ilyaldi – Kpk tipikor news
Sumber : youtube jejak sufi minang

Exit mobile version