[ KAPUAS HULU ] ,perskpknews.com
Pembangunan ini bertujuan untuk menyediakan tempat ibadah yang layak bagi umat Kristiani di daerah perbatasan, sekaligus menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan bagi komunitas lokal. “Gereja ini dirancang dengan konsep sederhana namun kokoh, mencerminkan semangat kebersamaan dan ketahanan masyarakat perbatasan”.
“Kami sangat berterimakasih atas dukungan dari Satgas Pamtas dan para Masyarakat yang telah membantu merealisasikan pembangunan ini. Gereja ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol persatuan dan harapan bagi masyarakat di sini,” ujar Bapak Patih.
Pembangunan gereja ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur sosial di wilayah perbatasan yang dicanangkan oleh pemerintah.
Diharapkan gereja ini dapat selesai dalam waktu yang di targetkan, sehingga segera bisa digunakan untuk kegiatan ibadah dan sosial.
Autentikasi : Pen Satgas Pamtas RI-Mly Yonzipur 5/ABW
