Jambi KPK Nwes Sopir Truck Kesal karena antrian tak bergerak-gerak, diduga Banyak Nya kendaraan panther dan kijang Solar,yang memotong antrian.
Hal ini terlihat dari BeredarNya dalam postingan akun Facebook milik inisial JKB tepatNya pada Hari Sabtu 2 Maret 2024
Yang meluapkan rasa EmosiNya, karena merasa antrian tidak bergerak dan selalu di Potong oleh kendaraan jenis Panther dan kijang solar.
dalam postingan akun Facebook inisial JkB dia mengatakan bahwa ada dugaan kendaraan yang selalu memotong antrian itu milik pelangsir pelaku penimbunan BBM jenis Solar, pemilik akun Facebook inisial JkB adalah salah satu Driver Truck yang lagi ikut antrian BBM Jenis Solar.
dalam postingan akun Facebook milik JkB kesal bahwa diduga banyakNya kendaran yang selalu memotong antrianNya sehingga menyebabkan antrianNya tidak bergerak-gerak.
Kemudian awak media langsung hubungi pemilik akun Facebook inisial JkB lewat washap tepatNya Hari Sabtu tanggal 2 Maret 2024 pukul 14.00 wib, ternyata benar Pemilik akun inisial JkB adalah salah satu Driver truck yang lagi ikut antri dari pukul 09.00 wib Hingga Pukul 14.12 wib namun tak kunjung habis antrian karena diduga selalu di potong oleh kendaraan Jenis Panther dan kijang Solar.
“‘Iyo bang kami antri dari Jam 09.00 wib sampai Jam 14.12 Truck Roda enam tak kunjung bergerak karena selalu di potong oleh kendaraan jenis panther dan kijang solar diduga Panther dan kijang solar yang selalu memotong antrian itu milik pelangsir.
“, UjarNya
SPBU 24.372.22 sungai mengkuang diduga kerab kali terjadi antrian yang sangat panjang bahkan hingga sampai ke Jalan Lintas Sumatera arah Bungo. Namun belum tau kepastian penyebabNya, jika benar bahwa ada dugaan SPBU Sungai mengkuang kecamatan Rimboh tengah melayani pelaku penimbunan BBM jenis Solar maka APH Aparat penegak hukum Wajib menertibkan karena selain merugikan pemerintah Juga membuat masyarakat Resah dengan susahNya mendapat BBM jenis Solar dan terganggunya arus lalu lintas.
Inisial JK salah satu pihak SPBU 24.372.22 Sungai mengkuang saat di konfirmasi oleh awak media lewat telepon seluler, membantah bahwa adaNya dugaan pelayanan untuk pelaku penimbunan BBM jenis Solar.
“,kami tidak ada melayani pelangsir itu hanya karena ramaiNya kendaraan yang antri untuk ngisi BBM jenis Solar, kami juga melayani sesuai aturan kendaraan Roda empat itu hanya kami isi 50 Liter dan tidak boleh ngisi dua atau tiga kali untuk satu kendaraan.
Dan kami akan berupaya menertibkan agar jangan sampai antrian menggangu penguna jalan Lintas Sumatra arah Bungo.
“, UjarNya
